Captain America John Cena

Captain America John Cena

Captain America John Cena, Kabar mengejutkan datang dari pegulat John Cena. Ia dikabarkan tertarik untuk

memerankan karakter Captain America yang disinyalir akan dilepas oleh pemeran sebelumnya,

Chris Evans, yang sudah memegang karakter itu selama 8 tahun.

Evans pasalnya diduga memberi pertanda bahwa dirinya ‘pamit’ dan segera

pensiun dari karakter pahlawan super milik Marvel itu lewat cuitannya di Twitter.

Captain America John Cena Cena Tertarik Ambil Peran Captain America

Cena sendiri kedapatan mengunggah gambar perisai yang berwarna biru merah yang dimiliki oleh pemimpin The Avengers itu di akun media sosial pribadinya.

Karena tidak ada keterangan apa pun di keterangan unggahan itu, maka pecinta serial Marvel akhirnya langsung angkat bicara di kolom tersebut.

“Apa maksudmu John? Jujurlah. Apakah kamu memberikan petunjuk peranmu sebagai Captain America” tanya salah satu warganet.

Unggahan tersebut pun akhirnya memberikan berbagai macam dukungan supaya pria 41 tahun itu ikut serta berkecimpung di dalam geng togel sgp pahlawan super

itu. “John Cena adalah Captain America yang sesungguhnya,” tulis warganet lainnya dengan antusias.

Sebaliknya juga, ada penggemar dari Chris Evans yang ada dan terang-terangan tidak setuju kalau Cena menggantikan peran idolnya.

“Maaf kawan, tapi hanya ada satu Captain America, dan itu bukan lah kau,” tulis warganet lainnya yang menolak Cena.

Captain America John Cena, Chris Evans Isyaratkan Pensiun

Tayangnya film lanjutan dari Avengers: Infinity War yaitu Avengers 4 di tahun 2019 mendatang itu mungkin saja jadi kali terakhir untuk pecinta film melihat Evans kembali menjadi sang kapten di geng pahlawan super itu.

dugaan tersebut tidak lain dikarenakan sang pria dengan nama lengkap Christoper Robert Evans itu pernah menulis salam perpisahan yang sangat mengharukan di awal musim gugur tahun ini.

“Secara resmi sudah menyelesaikan (syuting) Avengers 4. Paling tidak saya katakana ini adalah hal yang sangat emosional bagi saya,” tulisnya di akun Twitter pribadinya.

Captain America John Cena, “Memainkan peran ini selama 8 tahun lamanya adalah sebuah kehormatan untuk saya pribadi.

Untuk semua orang di depan, di belakang kamera dan juga seluruh penonton, terima kasih untuk semua kenangannya! Selamanya bersyukur,” ungkap pria 37 tahun tersebut.

Walaupun pernyataan itu terlihat seperti kode akhir dari karirnya sebaga Nomad, Chris Evans akhirnya mengklarifikasi kabar itu dalam sebuah acara.

Dalam ACE Comic Con yang digelar di Chicago, ia memberikan klarifikasi.

“Saya harus mengklarifikasi, terlepas dari akhir dari Avengers 4 saya tetap akan mengunggah kicauan yang sama.

Hari terakhir syuting itu sangat emosional dan itu lah puncak dari 10 tahun perjalanan dengan 22 buah film, luar biasa sekali,” jelasnya.

“Saya merasakan emosi yang lebih banyak dari yang saya pikirkan.

Dan saya rasa bahwa (cuitan) itu merupakan sebuah hal yang pantas untuk dilakukan untuk menyebarkan rasa syukur saya sendiri.

saya tahu hal itu pastinya memberikan sebuah efek yang bermacam-macam, namun saya tak mengonfirmasi apa pun atau membantah apa pun juga,” imbuhnya.

Bagaimana pun juga nasib dari Captain America dalam film Avengers 4, kontrak Evans dengan Marvel Studios memang segera berakhir.

Sebelumnya Evans sempat menyinggung tentang pensiun dari karakter yang sudah melekat dengan dirinya selama 8 tahun ini dalam sebuah profil di The New York Times.

“Aku ingin turun dari kereta sebelum mereka mendorongmu,” ungkapnya.

Film Avengers 4 sendiri dijadwalkan rilis pada tanggal 3 Mei 2019 di bioskop Amerika Serikat.

Tak sabar menyaksikan perang pahlawan-pahlawan super Marvel melawan Thanos?

Seniman Venezuela Menyulap Uang

Seniman Venezuela Menyulap Uang

Harga sembako di Indonesia naik sedikit saja sudah membuat masyarakat mengeluh,

namun apa daya dengan masyarakat Venezuela yang saat ini bahkan tidak bisa membeli satu buah tomat saja.

Seniman Venezuela Menyulap Uang Ini dikarenakan kondisi perekonomian

Venezuela sedang terguncang oleh hiperinflasi sehingga mata uang yang berlaku disana yaitu Bolivar tidak berharga sama sekali.

Namun siapa yang menyangka tumpukan uang ini bisa menjadi ladang togel sydney bisnis di tangan seniman.

Hiperinflasi Membuat Uang Bolivar Menjadi Tas Anyaman di Venezuela

Hingga hari ini, hiperinflasi terus membuat perekonomian di Venezuela menjadi terguncang.

Uang pun menjadi tidak berharga sama sekali dan banyak masyarakatnya yang mengungsi ke negara lain

guna menghindari krisis moneter yang terjadi di negara Amerika Latin tersebut.

Tetapi Edison Infante mampu mengubah Bolivar yang tidak memiliki nilai sama sekali ini menjadi dompet dan juga tas anyaman

yang memiliki nilai sangat tinggi. Bahkan semuanya memang terbuat dari uang kertas asli.

Infante menjual tasnya di Kota Cucuta yang lokasinya berada di perbatasan negara Kolombia sekitar 680 km jika dari Caracas, ibukota Venezuela.

Infante menjual semua hasil karyanya yang terbuat seluruhnya dari uang kertas itu dengan,

harga mulai dari US$ 7 atau sekitar Rp 106.000 sampai dengan US$15 atau sekitar Rp 228.000.

Sangat murah bukan bahkan dibandingkan tas lokal?

Dengan uang asli yang disulap menjadi tas, Infante mengatakan ini cukup memenuhi kebutuhannya.

Selama 2 pekan, Infante mampu membuat dapur di rumahnya dan keluarganya mengebul karena

hasil karyanya di tengah krisis moneter hiperinflasi yang melanda negaranya tersebut.

IMF memiliki prediksi jika tingkat inflasi tahunan yang terjadi di Venezuela ini kemungkinan bisa mencapai sekitar 1.000.000% di akhir tahun 2018 ini.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, pemerintah Venezuela diketahui menciptakan mata uang yang baru dengan nama “Bolivar Berdaulat” dengan nilai sama.

Nilai mata uang yang baru ini sama dengan 100 ribu mata uang Bolivar yang lama akan tetapi,

sepertinya mata uang yang baru ini tetap tidak mampu untuk meredam krisis ekonomi yang sudah terlanjur parah di Venezuela itu.

Justru banyak pihak yang memberikan kritik jika adanya mata uang baru itu akan membuat krisis semakin parah.

Di wilayah perbatasan, dapat dilihat ada banyak sekali penjual mata uang yang tidak resmi duduk di depan meja dengan tumpukan uang Bolivar lama.

Hiperinflasi Membuat Masyarakat Para Seniman Lebih Kreatif

Nilainya ada pecahan 20 ribu, 50 ribu hingga 100 ribu.

Bolivar yang baru itu masih belum tiba juga di Cucuta, Kolombia sampai hari ini.

Banyak sekali orang yang bekerja di Kolombia kemudian mereka menukar sekitar segenggam mata uang Kolombia dalam bentuk koin dengan banyak sekali tumpukan uang kertas Bolivar itu.

Karena hiperinflasi ini, mata uang Bolivar yang nilainya pecahan kecil tidak dianggap sama sekali dan diperlakukan layaknya sampaj yang tidak memiliki nilai sedikitpun.

Justru Infante membeli banyak sekali tumpukan uang tersebut bukan untuk biaya hidupnya melainkan dibuat sebagai bahan untuk anyaman tasnya.

Bahkan satu tumpuk uang Bolivia itu nilainya adalah setara dengan US$ 1 atau sekitar Rp 15.217 sehingga melampaui nilai yang sesungguhnya.

Selain Infante, Jorge Cadero juga berprofesi yang sama untuk membuat tas dari anyaman uang.

Dia mengatakan awal membuat tas anyaman ini hanya menggunakan uang kertas 2 hingga 5 Bolivar.

Namun sekarang, dia tidak pernah menyangka sama sekali bahwa akan menggunakan uang senilai 5000 untuk membuat tas.

Cordero pun juga mengakui bahwa skillnya untuk membuat anyaman tas dari uang kertas ini adalah ketika dirinya dipenjara namun tentu kala itu dia menggunakan kertas pembungkus atau majalah.

Bagi mereka yang berprofesi sebagai seniman anyaman ini,

hiperinflasi masih membuat mereka hidup lebih baik dibandingkan sebagian besar masyarakat yang lain.

Ada Beberapa Budaya Indonesia yang Dinilai Unik Bagi Orang Asing

Ada Beberapa Budaya Indonesia yang Dinilai Unik Bagi Orang Asing

Ada Beberapa Budaya Indonesia yang Dinilai Unik Bagi Orang Asing.Seorang mahasiswi asing asal Jerman bernama Ruth Achterwinter mengunjungi Indonesia bahkan sangat sering dan dirinya mengaku sudah jatuh cinta dengan negeri ini termasuk budaya Indonesia. Namun tetap saja ada beberapa budaya yang menurutnya aneh, lucu, unik bahkan “nyeleneh” baginya. Tentu saja dia tahu bahwa setiap negara memiliki perilaku yang berbeda namun tetap saja mahasiswa Poker Uang Asli yang kuliah di jurusan Asia dan Manajemen ini menganggap berbeda.

 

Apa Saja Budaya Indonesia yang Aneh Menurut Orang Asing

 

Tentu saja bagi orang Indonesia yang berkunjung ke Eropa tahu bahwa masyarakat disana berbeda dengan perilaku di Asia. Mereka terbiasa mengonsumsi roti setiap pagi dan malam hingga ada bir di setiap rumah makan serta tidak boleh mengucapkan ulang tahun pada seseorang jika belum hari-H. Namun bagi Ruth yang berusia 23 tahun, tetap masih ada yang aneh baginya dan berbeda namun tetap umum dan itu dilakukan dimanapun juga tidak peduli daerah atau kota manapun dia berada.

 

Inilah beberapa budaya Indonesia serta perilakunya yang menurut Ruth sebagai orang asing aneh namun dia tetap menghormatinya karena masing-masing negara berbeda antara lain:

Belum kenyang jika belum makan nasi

Seseorang bernama Johanna yang merupakan orang asing pernah ditanya oleh temannya yang orang Indonesia yaitu apakah dia sudah makan atau tidak. Untuk memastikan jika dia sudah makan, maka bukti foto yang berisi makan siangnya pun dikirimkan mulai dari roti, sayuran, kentang dan sebagainya. Kemudian, teman yang berasal dari Indonesia pasti akan bertanya tentang mana nasinya. Ini karena hampir semua masyarakat di Indonesia pasti tidak akan kenyang jika mereka belum menyantap nasi meskipun bagi orang asing, nasi bukan makanan pokok mereka dan tetap bisa kenyang meskipun tidak makan nasi. Tetapi Indonesia dikenal dengan penghasil beras dan sejak kecil, semuanya diberikan nasi sehingga apapun yang dimakan, biasanya mereka akan menyertakan nasi di dalamnya.

Banyak sekali singkatan

Ruth juga pernah bertanya kepada temannya Johanna yang mengambil kuliah dengan jurusan bahasa Indonesia tentang singkatan. Ada begitu banyak singkatan yang digunakan seperti OTW, TKI, Polri, Dubes, Kemensos dan sebagainya. Dirinya pun berpikir apakah pemborosan huruf itu merupakan sebuah kejahatan yang tidak boleh dilakukan dan buruk. Bagi orang asing yang khususnya belajar bahasa Indonesia, singkatan justru sangat sulit untuk mereka pahami. Dia pun bertanya pada Johanna mengapa masyarakat Indonesia sepertinya justru tidak menyukai vokal sedikitpun. Meski tidak mengetahui jawaban, namun orang asing juga tetap beruntung mengingat di internet, mereka bisa menemukan kamus akronim maupun singkatan yang akan menerangkan arti dari kata singkatan itu.

 

Budaya Indonesia yang Baru Dengan Teknologi yang Ada

Selalu difoto

Simon yang merupakan teman Ruth juga baru pulang ke Jerman setelah dia berkunjung ke Indonesia. Selama menjadi turis di dalam negeri, banyak sekali hal sekaligus budaya baru yang dia temukan khususnya budaya modern untuk mengambil foto apapun sebelum melakukan sesuatu. Di Jerman, masih cukup banyak orang yang sedikit skeptis atau tidak senang jika foto mereka diunggah di media sosial apalagi terlalu sering. Namun kebalikannya di Indonesia, apapun yang mereka lakukan harus difoto lebih dulu mulai dari makanan, pertemuan, jalan-jalan, belanja hingga membersihkan rumah sekalipun. Bahkan ketika ada orang yang akan berjalan-jalan, maka yang mereka tanya pertama kali adalah apakah tempat itu “instagramable” atau cocok untuk diunggah di dalam media sosial milik mereka.

Meskipun unik dan aneh, namun bagi Ruth dan teman-temannya asal Jerman menerima dan juga menghargai perbedaan tersebut apalagi mereka belajar budaya Indonesia yang beda dari lainnya.